Rabu, 23 Februari 2011

10 Kebiasaan Buruk Yang Bisa merusak Gigi Kita

0 komentar
Kita merasa gigi kita cukup sehat, karena tak pernah merasa sakit gigi, atau ngilu ketika makan makanan yang dingin atau manis. Namun betulkah gigi kita sehat? Belum tentu. Jika gigi mulai menguning akibat kebiasaan ngopi, atau gusi terlihat menipis, itu tandanya kita juga tengah mengalami masalah gigi yang serius. Untuk itu, perhatikan kebiasaan-kebiasaan berikut untuk mengetahui apakah kesehatan gigi sudah cukup terjaga.

 1. Menggosok gigi terlalu keras
Menggunakan sikat gigi dengan bulu yang keras, ditambah lagi dengan tekanan yang terlalu kuat saat menggosok gigi, bisa menghilangkan enamel pelindung gigi secara permanen. Hal inilah yang memicu gigi sensitif dan lubang gigi, sertanya menyebabkan gusi mundur (menipis). Lebih baik, gunakan sikat gigi dengan bulu halus, lalu gosok gigi dengan gerakan memutar selama 2 menit, sedikitnya dua kali sehari. Sikat gigi dengan kepala yang ramping dapat bergerak dengan mudah di dalam mulut yang kecil, sedangkan gagang sikat yang panjang lebih mampu menjangkau geraham belakang daripada yang pendek.

2. Pasta gigi yang salah
Jangan langsung percaya dengan pasta gigi yang diklaim mengandung berbagai bahan yang bermanfaat. Beberapa pasta gigi, khususnya yang didesain sebagai "tartar control" bisa menyebabkan abrasi. Pasta gigi yang mengandung butiran-butiran terasa kasar dapat mengikis enamel gigi dan menyebabkan gusi menipis. Pasta gigi dengan fluoride sudah cukup untuk Anda.

3. Tidak menggunakan dental floss
Bakteri pada gigi dapat berkembang menjadi plak, penyebab utama lubang dan penyakit gusi, dalam 24 jam. Gunakan benang gigi sekali sehari untuk mengusir plak.

 4. Sering minum minuman bersoda
Minuman berkarbonasi, alias minuman bersoda yang mengandung asam fosforik, yang lama-kelamaan dapat mengikis gigi. Jika kita biasa menikmati minuman ini, gunakan sedotan untuk meminimalisasi kontak langsung cairan tersebut dengan gigi. Jangan lupa gosok gigi sesudahnya.

 5. Makanan yang meninggalkan noda
Enamel gigi itu seperti spons. Makanan atau minuman yang meninggalkan noda di piring atau cangkir, seperti kopi, teh, minuman berkola, saus marinara, atau kecap, juga akan membuat gigi berangsur menjadi kuning. Mintalah dokter gigi untuk melakukan perawatan laser whitening, bleaching, atau Prophy Power, prosedur baru dimana sodium bicarbonate (bahan pemutih yang lembut) dicampur dengan semburan air yang kuat untuk mengangkat noda tanpa menghilangkan enamel. Pasta gigi dengan pemutih memang bisa sedikit memutihkan gigi, tetapi cenderung terlalu tajam untuk enamel.

 6. Doyan ngemil yang tidak sehat
Setiap kali kita makan sesuatu, apalagi yang manis atau mengandung tepung, bakteri yang biasa hidup di dalam mulut akan menciptakan asam untuk memecah makanan tersebut. Namun asam ini juga bisa menyerang gigi, menyebabkan gigi rusak. Sebagai gantinya, pilih buah-buahan dan sayuran yang renyah (seperti apel atau wortel) baik sebagai lauk maupun sebagai cemilan. Para ahli kesehatan gigi bahkan mempertimbangkan jenis makanan seperti ini sebagai sikat gigi alami karena efeknya pada plak yang bagaikan detergen. Mengunyah permen karet tanpa gula seperti Xylitol juga membantu mencegah lubang gigi, dengan meningkatkan aliran liur. Liur yang mengalir akan mengusir bakteri penyebab lubang gigi.

 7. Menggunakan gigi sebagai alat bantu
Membuka kantong keripik yang terbuat dari aluminium foil dan melonggarkan simpul menggunakan gigi ternyata dapat menyebabkan gigi retak dan pecah, serta merusak perawatan gigi yang sedang dilakukan. Kebiasaan lain yang merusak gigi adalah mengunyah es batu, cokelat yang sudah membeku, atau permen.

 8. Mengabaikan masalah gigi
Gusi berdarah, dan nafas berbau yang sudah kronis, adalah indikasi adanya penyakit gusi. Untuk mengatasi bau mulut, minumlah cukup air untuk menjaga kelembaban mulut, dan membuang kelebihan bakteri dengan pengerok lidah (banyak dijual di apotek). Untuk mencegah gusi berdarah, gosok gigi secara teratur dan gunakan benang gigi. Segera ke dokter bila gejala ini tak juga mereda.

 9. Mengabaikan masalah pada bibir
Tak peduli betapa baiknya kondisi gigi Anda, senyum Anda tak akan terlihat cerah bila bibir dibiarkan kering dan pecah-pecah. Kulit pada bibir, yang lebih tipis daripada kulit lainnya, cenderung akan kehilangan kelembabannya dan berubah seiring bertambahnya usia. Menggunakan lip balm dengan pelembab setiap hari akan sangat membantu agar bibir tidak kering

 10. Menghindari dokter gigi
Sangat disarankan untuk memeriksa kesehatan gigi dua kali dalam setahun, namun saran ini tampaknya cenderung diabaikan. Padahal, jika gusi mengalami masalah, setidaknya kita harus kontrol ke dokter setiap tiga bulan.

SAYANGILAH GIGI KITA
 
Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5244269

Selasa, 25 Januari 2011

Mengenal lebih dalam , awas tenggelam

1 komentar
Oke langsung aja .

Saya ingin menceritakan sedikit mengenai seorang anak laki-laki yang bernama Bayu Nuratmaja , Dan dia adalah saya sendiri . Saya lahir di Bandarlampung pada tanggal 13 Oktober 1995.
Saya adalah anak ke-2 dari 2 bersaudara.

saya pada saat berumur 2 tahun

Memiliki Ayah bernama Drh.Gunarso Priyambodo dan Ibu bernama Ratna Dewastuti Handayani.Dan juga memiliki seorang Kakak laki-laki bernama Surya Nuratmaja.
Saya dan keluarga saya beralamat di JL.Giam TG I No.8 BTN 3 Way Halim Bandarlampung.
          Ayah saya lahir di Palembang pada tanggal 22 Agustus 1954 , dan Ibu saya lahir di Yogyakarta pada tangga 30 Maret 1959.Ayah saya adalah seorang Pensiunan Dokter Hewan dan Ibu saya adalah seorang Supervisor di sebuah Bank di Bandarlampung.
Sementara,Kakak laki-laki saya lahir Bandarlampung pada tanggal 1 Oktober 1986.
Kakak saya adalah seorang Sarjana Sains dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

lanjut ke masa kanak-kanak .
sedikit mengenai saya pada masa kanak-kanak.

Pada sekitar tahun 1999 , Saya mulai belajar di sebuah Taman Kanak-kanak bernama TK Xaverius Way Halim , selama dua tahun disana , Saya memiliki banyak teman dan sekaligus memiliki sebuah pengalaman penting bagi saya , karena pada saat itulah dimana Saya pertama kali mengenal sekolah.Pada saat itu , setiap hari Saya berangkat ke sekolah dengan menggunakan Becak , karena pada saat itu masih jarang orang menggunakan kendaraan bermotor,Pada saat itu juga Ibu saya juga bekerja di tempat yang sama sampai sekarang , dan Ayah saya masih bekerja sebagai Dokter Hewan di sebuah perusahaan ternak yang terletak di Bekasi.Ayah saya hanya bertemu Saya di rumah sekitar 2-3 hari dalam Seminggu , dikarenakan pekerjaan Ayah saya yang cukup jauh dari Bandarlampung. 

lanjut ke masa sekolah dasar

Selama 2 tahun menjadi murid Taman Kanak-kanak Xaverius , akhirnya Saya menjadi seorang murid Sekolah Dasar Al-Azhar I Way Halim Bandarlampung , pada saat itu Ibu saya lebih memilih Sekolah Dasar itu karena jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal saya.
Pada kelas 1 SD , Saya belajar di ruang kelas 1C , pada saat itu saya menjadi Ranking 1 berturut-turut selama 3 Caturwulan.Itu merupakan prestasi pertama yang saya miliki , dan juga merupakan sebuah awal yang cukup baik untuk saya pada saat menginjak Sekolah Dasar.Pada kelas 2 SD , Saya belajar di ruang kelas 2A , pada semester pertama , Saya juga menjadi Ranking 1 di kelas , tetapi pada semester kedua , Saya menjadi Ranking 2.
Pada saat kelas 3 SD , Saya belajar di ruang kelas 3A , pada kelas 3 , di pertengahan Semester 2 , Saya menjalani operasi amandel yang dikarenakan amandel saya sudah cukup besar.Selama satu minggu Saya izin untuk tidak bersekolah karena butuh beberapa hari untuk kembali dalam keadaan sehat.
Dan pada kelas 3 juga , Saya pernah terjatuh di Kamar Mandi dan mengakibatkan luka yang cukup sakit di bagian dagu.Hal itupun membuat Saya untuk izin untuk tidak bersekolah selama beberapa hari.
Pada kelas 4 SD , Saya belajar di ruang kelas 4C dan pada kelas 5 SD , di ruang kelas 5D.
Dan satu tahun setelah itu , akhirnya Saya telah mencapai kelas tertinggi di Sekolah Dasar , yaitu kelas 6 SD , pada saat itu Saya belajar di ruang kelas 6D.
Pada saat kelas 6 SD , tentu saja terdapat ujian akhir sekolah.Hal itu membuat Saya untuk belajar lebih keras dan mengurangi hal-hal yang dapat membuatnya melupakan materi pelajaran.Pada saat hari ujian , Saya duduk di bangku kedua dari depan.Dan itu cukup membuat saya sedikit takut.Tetapi pada akhirnya , Saya dapat menempuh ujian itu dengan baik dan mendapatkan nilai yang cukup membanggakan.

lanjut lagi ke masa Sekolah Menengah Pertama

Setelah 6 tahun belajar di Sekolah Dasar , Saya akan menempuh tingkat sekolah yang lebih tinggi yaitu Sekolah Menengah Atas.Pada saat hari pendaftaran , Sayamemilih 3 dari berbagai sekolah negeri yang ada di Bandarlampung.
3 sekolah itu yaitu : SMPN 4 , SMPN 1 , dan SMPN 12 .
Saya sangat ingin masuk di SMPN 4 karena Saya ingin mengikuti jejak kakak saya yang seorang alumni dari sekolah itu.Setelah menempuh ujian masuk , akhirnya saya masuk di sekolah tersebut walaupun dengan nilai yang tidak terlalu bagus.
Dikarenakan nilai ujian masuk yang tidak terlalu bagus , Saya menjadi sedikit putus asa , tetapi itu juga membuat saya menjadi lebih bersemangat untuk menjadi lebih baik.
Pada saat itu , Saya masuk di kelas 7H , kelas yang paling akhir.
Tetapi , keberuntungan mendatangi saya , karena pada saat itu terdapat sebuah test untuk menentukan kelas baru.Dan Saya mendapatkan nilai yang cukup bagus untuk masuk ke kelas 7A , yaitu kelas unggulan.
Pada saat SMP , Saya mengikuti sebuah ekskul dalam bidang olahraga , yaitu ekskul Bulu tangkis.Walaupun tidak terlalu handal , tetapi Saya hobi memainkannya.
Pada saat SMP , Saya lebih mengenal bagaimana kehidupan di sekolah dan juga mendapatkan teman baru dari berbagai Sekolah Dasar bahkan dari luar kota.
Pada saat kelas 8 , Saya masuk di ruang kelas 8D.Pada awalnya , Saya menjadi sedikit pesimis karena hanya ada 2 orang yang Saya kenal.Tetapi rasa Pesimis tersebut menjadi terkikis sedikit demi sedikit karena setelah kenal lebih jauh , ternyata banyak teman yang bisa menjadi teman baik..Pada saat kelas 9 , Saya masuk di ruang kelas 9D , banyak teman yang sudah Saya kenal baik , dan itu membuat saya aman untuk berteman.
Pada bulan Agustus 2009 , Kakak laki-laki saya telah lulus dari Universitas Gadjah Mada , dan keluarga Saya yang berada di bandarlampung pun berencana untuk merayakannya di Yogyakarta bersama keluarga besar yang ada di sana.
Pada akhir bulan Desember 2009 , sekolah sayamengadakan Study Tour yang akan mengunjungi Yogyakarta,Bandung dan Bali.
Itu membuat Saya menjadi bersemangat untuk mengikuti Study Tour tersebut , karena Study Tour tersebut akan menjadikan pengalaman pertama saya untuk mengunjungi Pulai Bali yang terkenal sebagai tempat pariwisata yang cukup terkenal di dunia.

 
Study Tour tersebut menghabiskan waktu satu minggu dan itupun membuat pengalaman pertama jauh dari Keluarga dan bersama teman-teman saya dalam waktu satu minggu itu.
Dan menjadikan saya lebih mandiri.
Setelah menikmati Study Tour , pada akhir saya beberapa bulan kemudian saya harus menghadapi Ujian Nasional yang akan menetapkan apakah saya akan lulus dari Sekolah Menengah Pertama atau tidak.
Dan akhirnya dengan belajar yang cukup keras dan Do’a dari keluarga , Saya dapat menempuh Ujian Nasional dengan baik dan mendapatkan nilai yang cukup baik.

lanjut lagi ke masa Sekolah Menengah Atas atau masa Sekarang
Setelah lulus dari SMP dan mendapatkan libur yang cukup panjang , pada akhirnya tibalah hari tes untuk memasuki SMA Negeri 2 yang cukup di idam-idamkan banyak siswa untuk belajar disana.Pada awalnya Saya tidak terlalu yakin bisa masuk SMA favorit tersebut , tapi dengan keinginan yang kuat , Do’a dari keluarga dan juga keberuntungan ,Saya dapat masuk di SMA tersebut dengan nilai yang tidak terlalu buruk.
Setelah hari pengumuman tes tersebut , tibalah hari yang telah menjadi tradisi semua murid baru yaitu Masa Orientasi Sekolah atau yang lebih dikenal dengan MOS.Di SMAN 2 , sebelum hari MOS diadakan juga hari Pra-MOS , sebenarnya Pra-MOS dan MOS tidak terlalu jauh berbeda.Pada saat hari Pra-MOS dan MOS , Saya masuk di sebuah kelompok bernama Geranium,DI kelompok itulah dimana pertama kalinya Saya bertemu dengan teman-teman barunya.Dan pada hari terakhir MOS , diadakan lah sebuah acara yang bertempat di Lembah Hijau. Semua murid baru dan beberapa panitia berjalan kaki dari sekolah ke Lembah Hijau tersebut.Tentu sangat melelahkan karena jarak yang cukup jauh.Tetapi rasa lelah tersebut cepat hilang karena disana banyak lomba-lomba yang diadakan antar kelompok.
Walaupun ada kelompok yang kalah ataupun yang menang , tetap saja tujuan diadakannya acara tersebut adalah untuk mempererat persahabatan semua murid baru dengan teman-teman barunya.
 Dan sampai sekarang Saya masih belajar di SMA Negeri 2 , beruntungnya kelas yang di duduki adalah kelas dimana semua murid nya sebagian besar teman saya pada saat MOS .
Dan di SMAN 2 inilah saya akan mengenal apa arti kehidupan lebih dalam .

Selasa, 11 Januari 2011

Kenalan yuk :D

0 komentar
Nama saya Bayu , biasa dipanggil "Bay" atau "Yu".
Boleh dipanggil dengan nama yg lain asal masih masuk di akal .
Saya sekarang belajar di SMAN 2 Bandarlampung , di kelas X-7 .
Bertempat tinggal di Way Halim (maaf nomor telepon rumah privasi) .
Hobi saya selain bernafas yaitu menonton film dan ngaskus .
Mulai saat ini saya ingin menulis diary di dunia maya , nulis diary bukan diare .

silahkan kontak saya di dunia maya :
FB : bayunuratmaja@yahoo.com
Twitter : @baiiubayu
Email : bayunuratmaja@gmail.com
ID Kaskus : Baiiu
 
Copyright © bayu's